Thursday, June 8, 2017

Misteri Boneka Matryoshka

Misteri Boneka Matryoshka

Namaku Maria Sharapovwa, kakek lebih suka menyebutku Maria. Di satu kota kecil Yekaterinbug, Rusia, kami hidup berdua. Bapak serta ibuku sudah lama wafat waktu saya masih tetap bayi, serta saya juga di asuh oleh kakek sampai umurku saat ini meraih 25 th.. Kakek Boris Ivanov dengan telaten mengasuhku dengan penuh kasih sayang. Dia seperti ibu sekalian bapak buatku. Saya begitu menyayanginya bahkan juga sampai detik ini. Jual Bunga Wisuda

" Hidup itu, layaknnya Matryoshka, Maria. " Kakek Boris tidak pernah jemu menyampaikan itu padaku. " Maksud Kakek? " serta tak tahu berapakah kali saya bertanya 'maksud' Kakek itu. " Nantinya kau bakal tahu cucuku ”. Serta, lagi-lagi saya cuma dapat mengangkat bahuku. Seyogyanya, saya tahu apa yang disebut dengan Matryoshka (bhs Rusia : Матрёшка). Satu boneka kayu dengan bentuk serta corak khas Rusia. Umumnya boneka ini jadikan oleh-oleh oleh beberapa turis yang tengah berkunjung ke Rusia serta bisa disimpan boneka yang lebih kecil di dalamnya. Saya juga kerap lihat banyak Matryoshka didalam etalase toko punya kakek. Walau tidak sama, beberapa puluh boneka itu memiliki ciri yang sama. . Pipi merona merah dihiasi senyum mengembang dengan bola mata besar berwarna hitam, serta memakai baju tradisional Rusia. Wajah-wajah itu digabungkan dengan lukisan baju khas Rusia, tersebut serumpun kembang, atau sekeranjang buah serta roti mentega. Namun, ada satu Matryoshka yang tidak sama, boneka itu terdapat didalam almari etalase. Satu minggu sekali kakek kerap datang ke Moskwa untuk beli beberapa bahan boneka itu. Delapan Matryoshka sudah sukses Kakek Boris buat hari ini―dengan langkah manual. " Maria, kautahu begitu besarnya rasa cintaku pada Matryoshka? " tutur Kakek Boris sembari melukis muka satu diantara Maryoshka. Lantas seseorang lelaki seusiaku datang ke toko kami, dia satu diantara pelanggan Kakek, namanya Dimitri Ivanov Rulin :


" Доброе утро1, Kakek Boris?, " sapa lelaki itu.
“Доброе утро, Dimitri, jawab Kakek
“Как поживаешь 2, Kek? ” tanyanya lagi
“Как обычно 3, Ada yang dapat ku bantu untukmu Dimitri? ”sahut Kakek Boris
“Biasa Kek, berlibur kesempatan ini, saya ingin beli Matryoshka yang baru. ”
Mendadak matanya tertuju pada sosok Maria yang tengah mencermati Matryoshka wanita tua didalam almari.
“Kek, saya ingin Matryoshka itu” sembari menunjuk boneka itu.
“Itu Mathryoshka yang pertama kalinya kubuat di Moskwa ini. Menarik bukan? ”
“Tentu saja, Saya ingin yang itu Kek, harga nya berapakah? ”tanya Dimitri
" Sayang sekali, Dimitri, saya tidak jual yang itu. “jawab Kakek.

" Mengapa? Saya dapat membayarnya seharga 10000 Rubel. " 

No comments:

Post a Comment