Thursday, June 8, 2017

Misteri Boneka Matryoshka Part 2

" Tiga kali-lipat kau membayarnya juga, saya tetaplah akan tidak menjualnya, Dimitri” Boneka itu memiliki arti yang besar untuk Kakek, Namun, bila kau ingin, saya dapat membikinkan yang seperti
itu untukmu” tutur Kakek. Klik

“Baiklah Kek, namun janganlah kemahalan yah Kek, ”kelakar Dimitri.
“Boneka itu gratis buat kamu. Besok semua bakal ku sediakan untukmu”
“Asiik, terima kasih Kek, besok saya kembali lagi”, katanya dengan raut muka senang.
Saya sejak dari tadi cuma terdiam mendengar pembicaraan mereka, serta tidak pernah jemu memandang Matryoshka di depan mataku, rasa-rasanya boneka itu menginginkan bicara padaku, serta mimpi-mimpi aneh yang menggangguku kelihatannya jawabannya ada pada boneka ini. Serta saat saya akan ambil boneka itu, Kakek geram besar kepadaku. Entahlah, saya tidak tahu penyebabnya. 
************************************************************************
Lantunan lagu Katy Perry-Firework temaniku pagi hari ini, dengan handset di telinga, ku bereskan toko Kakek yang tampak berantakan. Saat saya buka pintu toko, Dimitri telah berdiri di depan dengan jaket tidak tipis merk Jezzt, keluaran paling baru Prancis. Tatapan matanya yang tajam serta teduh, buat jantungku berdegup. Lamunannku buyar, ketika Kakek hampiri kami.


“Dimitri, mari masuk, pesanan kamu telah jadi. ” Tutur Kakek.
“Benarkah Kek? ” tanyanya.
“Ini dia,! ” boneka Matryoshka gagah yang serupa denganmu.
“Bagus Kek, sangat bagus, ” saya sukai, Terima kasih yah Kek, ”
“Aku pulang dahulu yah Maria, Увидимся4”
“До скорой встречи5, Dimitri” jawabku.
Barusan saya akan tutup pintu, mendadak terdengar nada orang terjatuh. Saya tekejut lihat Kakek sudah tergeletak di lantai dengan muka pucat.
“Kakeeekkkkk…….., teriakku kuatir.
“Kakek mengapa?, lantas saya menumpukan Kakek di pangkuanku.
“Sudah waktunya Kakek pergi Maria, serta sebelumnya Kakek pergi, Kakek menginginkan memberi suatu hal untukmu. Ini”. sembari memberi Matryoshka wanita yang telah tua yang ada di sebelahnya.
“Kakek, janganlah bicara seperti itu, saya bakal membawa Kakek ke Tempat tinggal Sakit. ”
“Tidak usah Maria, Kakek hanya ingin berpesan, didalam Matryoshka ini, ada satu surat, serta kamu bakal tahu kebenarannya Cucuku, ” nada Kakek makin melemah, serta Kakek juga wafat dengan damai. Pecahlah tangis Maria, bulir-bulir hangat meluncur dengan deras.
************************************************
Masa lalu 15 th. yang lalu itu masih tetap terang dalam ingatanku.
“Dimitri, Matryoshka kita telah komplit, sepasang Matryoshka kecil yang bahagia. Itu simbol cinta kita, Sayang, ucap Maria.
“Aku mencintaimu, Maria”, katanya.
Ku hapus air mataku waktu Ibu kandungku memelukku. Begitu bahagianya saya ketika tahu isi surat itu kalau ibu kandungku nyatanya masih tetap hidup serta saat ini ia ada di depanku. Sampai kini, Kakek tidak pernah menceritakannya karna ia sangat sayang padaku.
Anakku Maria, ibu merestui kalian.
Note :
1. Selamat Pagi
2. Apa Berita?
3. Seperti Biasa
4. Hingga berjumpa
5. Hingga berjumpa lagi

Happy Ending

No comments:

Post a Comment