Saturday, June 17, 2017

16-11-1902 : Cerita Nyata di Balik Boneka Beruang 'Teddy Bear'

16-11-1902 : Cerita Nyata di Balik Boneka Beruang 'Teddy Bear'

Satu kartun keluar halaman koran Washington Post pada 16 November 1902. Hasil karya kartunis Clifford Berryman itu melukiskan Boneka Wisuda Presiden Amerika Serikat saat itu, Theodore Roosevelt menampik menembak beruang yang diikat ke satu pohon willow.

Kartun itu berdasar pada cerita riil. Dua hari terlebih dulu, sang presiden turut dalam acara perburuan beruang dekat Onward. Atas undangan Gubernur Mississippi saat itu, Andrew H. Longino. " Tidak seperti undangan beda, Roosevelt tidak mujur memperoleh seekor juga, " sekian Liputan6. com kutip dari website National Park Service.

Beberapa pembantu presiden, yang di pimpin Holt Collier -- yang terlahir jadi budak sekalian bekas tentara kavaleri Konfederasi, mengikat seekor beruang ke pohon willow. Ia lantas menyebut Roosevelt serta membujuknya untuk menembaknya.


Tetapi, ia tidak ingin menembak beruang. Itu tidak jantan! Berita penolakan Roosevelt itu menebar ke seantero negeri. Beberapa artikel diterbitkan mengenai presiden yang menampik menembak beruang.

Terlebih, ia bukan hanya orang nomor satu di AS. Theodore Roosevelt yaitu pemburu hebat. Clifford Berryman menggambar kartun sesudah membaca artikel masalah itu di koran

Sesaat, seseorang yang memiliki toko permen, Morris Michtom memperoleh ide sesudah lihat kartun ciptaan Berryman. Kebetulan, ia serta istrinya Rose yaitu pembuat boneka binatang.

Michtom mengambil keputusan untuk buat boneka beruang serta memberikannya untuk sang presiden yang menampik untuk menembak seekor beruang. Ia memanggil boneka itu, 'Teddy's Bear'.



Sesudah terima izin dari Roosevelt, Michtom mulai menghasilkan Teddy's Bear dengan massal. Dagangannya laku manis. Karena sangat populernya, ia membangun perusahaan Ideal Novelty and Toy Co.

Boneka Teddy Bear awalannya serupa beruang sungguhan, dengan moncong panjang serta mata kecil seukuran kancing baju. Sesaat versus yang lebih baru tampak lebih lucu. Dengan mata lebih lebar, dahi dan hidung lebih kecil.

Disamping itu di Jerman, perusahaan mainan Steiff -- yang tidak tahu menahu masalah kepopuleran boneka beruang bikinan Michtom menghasilkan mainan sama rancangan Richard Steiff.

Boneka beruang ala Jerman dipamerkan di Leipzig Toy Fair pada Maret 1903. Hermann Berg, saudagar dari George Borgfeldt & Company di New York pesan 3. 000 buah untuk di kirim ke Amerika Serikat -- yang konon tidak sempat hingga.

Terkecuali cerita dibalik Teddy Bear, tanggal 16 November juga diwarnai beberapa peristiwa utama. Pada th. 1945, 88 ilmuwan Jerman, membawa juga rahasia Nazi, tiba di Amerika Serikat.

Satu diantaranya, matematikawan Richard Courant yang terbang ke New York serta membangun pusat matematika terapan, Courant Institute of Mathematical Sciences -- yang di ambil dari namanya.


Kehilangan beberapa ilmuwan itu yaitu luka yang di buat sendiri oleh Nazi. Buat mereka kalah dalam perlombaan pengembangan senjata atom. Beberapa pengungsi Jerman memainkan peranan kunci, untuk meyakinkan Amerika Serikat keluar jadi pemenang. Sesaat pada 1980, Asteroid 301 Bavaria diketemukan oleh Johann Palisa. (Ado)

No comments:

Post a Comment